BEKASI – Menjelang datangnya bulan suci Ramadhan 1447 H, keluarga besar Yayasan Mentari Indonesia Jaya menyelenggarakan agenda penting yang menyatukan seluruh unit pendidikan. Kegiatan bertajuk “Sosialisasi Transformasi SIMI dan Mushafahah” ini dilaksanakan pada hari Selasa, 17 Februari 2026.
Acara ini dihadiri oleh seluruh pegawai akademik dan pembantu akademik dari seluruh unit sekolah di bawah naungan yayasan, sebagai bentuk kesiapan kolektif dalam meningkatkan mutu pendidikan sekaligus penyucian hati menyambut bulan puasa.
Pagi Hari: Pemaparan Penguatan Kurikulum SIMI oleh Ketua Yayasan
Rangkaian acara dimulai pada pagi hari bertempat di Aula SMPI Mentari Indonesia. Agenda utama pada sesi ini adalah sosialisasi mengenai penguatan kurikulum SIMI (Sekolah Islam Mentari Indonesia).

Istimewanya, materi penguatan kurikulum ini dipaparkan langsung oleh Ketua Yayasan Mentari Indonesia Jaya, Bapak H. Nurdjaya, S.H. Dalam pemaparannya, beliau menekankan bahwa langkah ini bukanlah penggantian kurikulum, melainkan upaya tajam untuk memperkuat implementasi sistem pendidikan yang menjadi ciri khas sekolah.
Empat pilar utama yang menjadi fokus penguatan meliputi:
1. Kurikulum Nasional: Standar mutu pendidikan formal.
2. Metodologi Qiroaty: Keunggulan dalam literasi Al-Qur’an yang tartil.
3. BCCT (Beyond Centers and Circle Time): Optimalisasi kecerdasan melalui metode sentra.
4. Life Skill Curriculum: Pembekalan keterampilan hidup yang relevan dengan zaman.
Bapak H. Nurdjaya, S.H. mengajak seluruh pendidik dan staf untuk menyatukan visi agar nilai-nilai SIMI benar-benar terinternalisasi dalam setiap proses belajar mengajar.
Siang Hari: Momen Hangat Mushafahah di Lapangan SDIT 02
Setelah menyelesaikan sesi sosialisasi dan melaksanakan istirahat, shalat, serta makan siang (Ishoma), seluruh peserta bergeser menuju Lapangan SDIT 02 untuk mengikuti agenda puncak sekaligus penutup: Mushafahah.
Kegiatan Mushafahah atau saling bermaaf-maafan ini menjadi tradisi penting untuk membersihkan hati dan mempererat tali silaturahmi (ukhuwah) antar pegawai sebelum memasuki bulan suci. Di tengah suasana hangat lapangan sekolah, seluruh pegawai bersalam-salaman dengan penuh khidmat, saling mendoakan kelancaran ibadah dan tugas selama Ramadhan 1447 H.
Penutup dan Harapan
Sesuai jadwal, acara berakhir tepat setelah kegiatan Mushafahah selesai pada siang hari. Seluruh pegawai diperkenankan untuk pulang dan beristirahat, membawa semangat baru untuk mengimplementasikan penguatan kurikulum SIMI serta kesiapan spiritual yang matang.
Semoga langkah ini membawa keberkahan bagi seluruh keluarga besar Yayasan Mentari Indonesia Jaya dan menjadi awal yang baik untuk meraih kemuliaan di bulan Ramadhan tahun ini.





