Tubuh kita adalah kendaraan bagi jiwa untuk beribadah dan bekerja. Memasuki pekan kedua, menjaga vitalitas menjadi sangat penting. Islam tidak menginginkan umatnya menjadi lemah karena puasa. Sebaliknya, puasa seharusnya menjadi momentum detoksifikasi dan penguatan fisik agar kita lebih produktif dalam menebar manfaat.
Rasulullah SAW mengingatkan pentingnya kekuatan fisik bagi seorang mukmin:
الْمُؤْمِنُ الْقَوِيُّ خَيْرٌ وَأَحَبُّ إِلَى اللَّهِ مِنَ الْمُؤْمِنِ الضَّعِيفِ
“Mukmin yang kuat lebih baik dan lebih dicintai oleh Allah daripada mukmin yang lemah.” (HR. Muslim)
Refleksi Strategis Hari Ini: Perhatikan asupan sahur dan buka Anda. Apakah sudah seimbang dan menunjang performa kerja? Perlakukan tubuh Anda dengan hormat agar ia mampu menyokong semangat spiritual Anda hingga garis finis nanti.





