Dalam rutinitas profesional yang padat, kita sering menghabiskan waktu untuk bernegosiasi dengan manusia, namun lupa untuk “bernegosiasi” dengan Sang Pemilik Takdir. Hari kelima adalah momen untuk memperkuat jalur doa. Doa bukan sekadar permohonan, melainkan pengakuan akan keterbatasan kita sebagai hamba dan kemahakuasaan Allah.
Ramadan menyediakan waktu-waktu premium di mana setiap permintaan memiliki peluang besar untuk dikabulkan, terutama saat menjelang berbuka. Rasulullah SAW bersabda:
ثَلَاثَةٌ لَا تُرَدُّ دَعْوَتُهُمْ الصَّائِمُ حَتَّى يُفْطِرَ وَالْإِمَامُ الْعَادِلُ وَدَعْوَةُ الْمَظْلُومِ
“Ada tiga doa yang tidak tertolak: Doanya orang yang berpuasa hingga ia berbuka, pemimpin yang adil, dan doa orang yang terzalimi.” (HR. Tirmidzi)
Refleksi Strategis Hari Ini: Jangan biarkan waktu menjelang Maghrib berlalu hanya untuk urusan teknis sajian. Gunakan 10 menit terakhir untuk melangitkan harapan-harapan terbesar Anda, baik untuk karier, keluarga, maupun keberkahan hidup.





