Islam sangat mementingkan pendidikan akhlak. Salah satu ajaran islam yang sangat penting adalah Akhlak. Pendidikan moral, akhlak ataupun etika merupakan bagian yang terpenting bagi manusia pada umumnya, sebab yang namanya manusia itu merupakan orang yang punya tatakraman, sopan santun, dan beradab dalam setiap aktivitas sehari-hari selama manusia itu masih berjalan dan hidup di muka bumi ini.

Ketika seseorang manusia tidak lagi mengedepankan akhlakul karimah, maka pada saat itulah manusia tersebut memasuki wilayah kehewanan atau kebinatangan, dan sifat inilah yang membedakan antara manusia dengan binatang.

Suatu bangsa akan sejahtera dan hidup harmonis jika warga negaranya terdiri dari orang-orang yang bermoral. Sebaliknya, jika warga negara tersebut berbudi pekerti buruk maka hancurlah bangsa dan negara tersebut.

Namun, kalau manusia tidak pernah dibekali dengan pendidikan moral sejak kecil, maka tidak berlebihan kalau dikatakan bahwa manusis tersebut lebih ganas dari serigala dan singa yang tidak pernah mempelajari hak asasi manusia di sekolah mereka di hutan belantara. Krisi moral yang melanda alam manusia pada kurun waktu ini telah mencapai puncaknya. Hal ini terjadi secara menyeluruh. Akibatnya terjadilah pelanggaran-pelanggaran terhadap nilai-nilai kemanusiaan, pemerkosaan, pembegalan, dan pembantaian terhadap manusia yang tidak bersalah karena kerakusan yang menyerupai binatang.

Begitulah pentingnya akhlak sehingga yang pertama kali perlu diajarkan atau diperkenalkan kepada manusia bukanlah ketauhidan, akan tetapi memperbaiki moral yang rusak. Kalau moral sudah bagus secara otomatis yang lain mudah disesuaikan. Sebaliknya kalau moral sudah kronis maka perlu kemoterapi beberapa kali agar kuman kejahiliyahan bisa lenyap, sehingga disket ketauhidan dan keislaman akan dengan mudah dapat dimasukkan tanpa ada halangan yang berarti.

Orang yang berakhlak mulia itu orang mukmin dan setiap orang mukmin tersebut sudah otomatis berakhlak mulia. Memang untuk mencapai taraf kemuliaan akhlak bukan suatu hal yang mudah, ini diperlukan kesungguhan orang tua, guru, masyarakat dan pemerintah dalam mendidik putra putri bangsa mulai dari dalam rumah hingga di luar pintu rumah. Namun ada juga pendapat yang mengatakan bahwa anak yang baik dan berakhlak mulia itu dibentuk sejak ibu dan bapak menjalin hubungan antara keduanya. Doa orang tua baik ketika memulai hubungan seksual maupun ketika bercampur antara keduanya, setidak-tidaknya akan mengharapkan anak model apa yang akan dianugerahkan Allah Swt.

Media cetak dan elektronik telah sampai ke pelosok desa sehingga tidak ada lagi batas antara barat dan timur, antara siang dan malam, sehingga diperlukan pendidikan yang islami yang bisa membedakan antara yang haq dan yang bathil, mana yang halal dan mana yang haram. Semakin hari kita melihat moral bangsa semakin amburadul alias rusak disebabkan karena perilaku manusia yang rakus akan harta dan darah sehingga membunuh, memperkosa, dan merampok adalah hal yang biasa.

Akhlak islam sanggup membendung kemaksiatan yang terpampang pada jaringan internet. Tanggung jawab orang tua dalam mendidik anak-anak mereka adalah harga mati. Kalau mereka lalai atau mengabaikan pendidikan anak-anak mereka, khusunya dalam pendidikan moral, sudah sepantasnyalah kita menunggu abad kehancuran moral bagi generasi yang akan datang. Puncak kerusakan moral yang sedang melanda bangsa ini semakin kompleks. Ini terlihat pada hubungan guru dan murid seperti teman kencan, hubungan anak dengan orang tua sudah semakin jauh dari moral islam, hubungan rakyat dengan pemerintah seperti domba dan serigala, ulama dan penguasa selalu berada dalam kecurigaan. Itulah realita yang terpampang sekarang ini.

Lailatul Badriyah, S.Pd - Mekkah Class Homeroom Teacher
Lailatul Badriyah, S.Pd – Mekkah Class Homeroom Teacher