– Jawabannya akan membuat kita sedikit merasa berbeda tentang air mata (tangisan) dan amukan.

Akhirnya kita mendapatkan jawaban untuk pertanyaan ini, dan itu ternyata adalah sebuah sesuatu yang baik. Bagi seorang ibu sebaiknya tidak  melewatkan ini. Alasan mengapa anak-anak ibu bersikap lebih buruk ketika para ibu mereka berada di sekitarnya.

Jika anak kita bertindak lebih buruk di depan ibunya itu berarti bahwa kita (seorang ibu) sudah menjadi ibu yang baik, dan telah melakukan pekerjaan sebagai ibu dengan benar.

Sebagi seorang ayah, saya tau persis bagaimana anak-anak selalu dalam perilaku yang terbaiknya ketika mereka sedang bersama ayahnya. Nah, drama dimulai ketika ibunya dateng. Lalu mengapa mereka selalu bertindak lebih buruk di depan ibunya

Mengapa anak-anak cenderung bersikap buruk ketika ibunya berada disekitarnya. Ini sebuah teori yang indah, yang akan membuat kita semua merasa sedikit berbeda membuat kesimpulan tentang rengekan, air mata dan amukan, saya yakin. Karena kita  (para ibu) adalah tempat yang aman. Kita adalah tempat mereka bisa dateng dengan semua masalah mereka. Jika kita tidak dapat membuat sesuatu yang lebih baik, maka siapa lagi yang bisa? (menurut mereka).

Jika anak sudah berada dalam situasi yang tidak menyenangkan sepanjang hari, kemudian mereka melihat kita (ibu) datang, mereka tahu, akhirnya inilah waktu untuk melepaskan beban itu. Itu berarti melepaskan apapun, MERENGEK, MENANGIS, dll lelah setelah seharian dari tempat kerja, tapi itulah pekerjaan seorang ibu. Berikan pada mereka ekspresi tanpa hambatan, dan jadilah tempat nyaman untuk pelepasan emosional pada mereka.

Ketika ibu pulang kerja belum sempat meluruskan kaki, jangan terkejut jika kita akan disambut di depan pintu denagn rengekan dan jeritan anak kita. Dan luar biasa, pada moment ini kita telah menciptakan ruang cukup aman untuk anak-anak dan membiarkan mereka memiliki izin menjadi ALAMI. Dan dengan cara itu BENAR-BENAR penting bagi anak-anak untuk menjadi alami dengan perasaan mereka, emosi mereka dan fungsi tubuh mereka.

Ketika mereka tumbuh, kita pasti ingin anak-anak kita memiliki kecerdasan yang sangat berfungsi kan? Dan tampa hambatan emosional yang berartikan? Jadi… anggaplah sikap buruk anak-anak kita itu sebagai pertanda baik. Semua karena anak-anak mencintai ibu, mereka sudah menyimpannya selama seharian hanya untuk seorang ibu. Itulah perjuangan seorang ibu yang sayang pada anak-anaknya.

Miftahul Jannah - Shofa Class Homeroom Teacher
Miftahul Jannah – Shofa Class Homeroom Teacher